Pingin Boneka
Tangan dan
Kostum Anak,
Klik disini :
----------------------------------
:: Artikel ::
Artikel Cara
Mendongeng
dibawah ini
akan
memberikan
tambahan
pengetahuan
/ wawasan
kita semua
dalam hal
dongeng atau
cerita anak.
Semoga
bermanfaat......
Mengusung
Dongeng
Musikal
DONGENG
merupakan
seni
bercerita
yang
berkekuatan
dahsyat.
Dengan
mendongeng,
berarti
seseorang
tengah
menanamkan
nilai-nilai
dan ingatan
di kepala
anak-anak.
Itulah
penilaian
Mohammad
Kusyanto
(37) tentang
dongeng dan
mendongeng,
sebuah
profesi yang
tak bisa
ditinggalkan
bahkan
hingga
dirinya
menjabat
dekan
Fakultas
Teknik
Unisfat
Demak.
’’Kekuatan
dongeng
dahsyat, tak
kalah
menarik
dengan
televisi.
Dengan
bercerita
secara
powerfull,
emosi kedua
belah pihak
akan
bergejolak
dan
membekaskan
pelajaran
yang tak
mudah
terlupakan.
Dan dengan
melibatkan
penikmat,
mereka tak
semata-mata
duduk diam
dan menjadi
pendengar,’’
paparnya.
Sebagai
penutur
cerita, pria
berjuluk Kak
Kus ini
punya
sederet
pengalaman
dalam
menghadapi
anak-anak.
Dari
perjumpaannya
dengan
puluhan
hingga
ribuan anak
sekaligus,
dia acap
memetik
sebuah
pelajaran
usai
mendongeng.
Pergulatan
bapak satu
putra dialam
dunia ini
dimulai pada
1995, ketika
masih
menempuh
pendidikan
S1 Teknik
Arsitektur
Undip.
Kedatangan
pendongeng
Yogyakarta
di masjid
yang
diurusnya
masih
terekam
jelas dalam
ingatannya.
Dengan
mengamati
cara orang
tersebut
mendongeng,
rasa percaya
diri
memiliki
bakat yang
sama terbit
dalam
dirinya.
Pria
berdomisili
Kedungmundu
ini
mempelajari
tradisi
story
telling dari
berbagai
literatur
dan aksi
panggung
dalang.
Sementara
volume suara,
nada, dan
intonasi
telah
terasah
sejak aktif
dalam
keanggotaan
teater
semasa SMA.
Kesemuanya
itu dikemas
dan
ditampilkannya
pada
murid-murid
TPQ
antarkampung.
Musikal
Pertama
tampil,
sedapat
mungkin dia
mengkondisikan
audiens agar
tak merasa
canggung.
Dia pun tak
segan
menirukan
suara-suara
binatang
seraya
berjingkrakan
dalam
memeragakan
polah tokoh
cerita tiap
kali
beratraksi.
Itulah salah
satu ikhtiar
agar
anak-anak
tak jemu dan
menyamakannya
dengan
penceramah.
Setelah
ketenarannya
tersiar luas,
dunia ini
diseriusinya
dengan
menyebar
brosur
sekitar
2007. Ciri
khas
dibangunnya
dengan
mengusung
dongeng
musikal,
yakni
mendongeng
dengan
menyatukan
segala hal
yang disukai
anak
terutama
musik.
Dalam
mendongeng,
dia mengajak
anak-anak
bermain,
serta
melantunkan
beberapa
lagu dengan
iringan
keyboardist-nya.
Pentas itu
disebutnya
’’operet
yang
didongengkan’’.
Tak hanya
mendongengi
anak, dia
juga kerap
melatih
guru-guru TK
dan SD agar
pandai
bercerita.
Saat ini,
dia tengah
mempersiapkan
sekolah
mendongeng
yang baru
didirikannya.
Melalui
dongeng, Kak
Kus menaruh
harapan agar
kelak
bermunculan
pendongeng-pendongeng
baru di kota
ini.
Dia pun
tengah
memproses
buku yang
membedah
tuntas
trik-trik
mendongeng.
Selain
dicetak,
buku
tersebut
rencananya
akan
tersebar
lewat
internet
agar bisa
diakses di
seluruh
sudut dunia.
(Rima
Mayasari-87)