Pingin Boneka
Tangan dan
Kostum Anak,
Klik disini :
----------------------------------
:: Artikel ::
Artikel Cara
Mendongeng
dibawah ini
akan
memberikan
tambahan
pengetahuan
/ wawasan
kita semua
dalam hal
dongeng atau
cerita anak.
Semoga
bermanfaat......
Dongeng
Kurban untuk
Anak Yatim
SEMARANG-
Berangkat
dari
keinginan
untuk
meratakan
pembagian
daging
kurban pada
Idul Adha,
Lazis Jateng
mengundang
85 anak
yatim di
Pelataran
Grapari
Telkomsel
untuk
mengikuti
gathering
anak yatim,
Minggu
(29/11).
Program
pemberdayaan
anak yatim
itu
dilakukan
untuk
menyukseskan
program
Yatim Center
Lazis Jateng
yang digelar
serentak di
seluruh
cabang Lazis
di Jateng.
Acara itu,
diisi dengan
memberikan
training
motivasi
pada kaum
duafa
tersebut.
Sebagai
trainer,
Faris Fanani
dan Kak Kus
yang hendak
mengubah
mindset
menerima
menjadi
memberi
melalui
dongeng.
Pada acara
“Sate Kurban
bersama
Seribu Anak
Yatim (Duafa)”
itu, Kak Kus
menceritakan
dongeng
pengurbanan
Nabi Ibrahim
atas Nabi
Ismail.
“Dari
dongeng itu,
anak yatim
diberi
pengarahan
bahwa tangan
mereka tidak
selamanya
akan berada
di bawah.
Sebab,
syariat
Islam
mengajarkan
semua
umatnya
untuk saling
berbagi,
seperti
halnya Nabi
Ibrahim,”
tutur Faris
Fanani.
Acara yang
didukung
Telkomsel
itu, diikuti
anak yatim
dari
berbagai
kecamatan.
Seusai
mendapatkan
motivasi
berbagi
tersebut,
mereka
bersama-sama
membakar
seribu tusuk
sate kambing
dan 10 sate
di antaranya
sepanjang
satu meter,
kemudian
diakhiri
dengan
santap siang.
Direktur
Lazis Jateng,
Arif Nurhadi
mengatakan,
pihaknya
ingin
memeratakan
daging
kurban untuk
daerah
miskin dan
anak yatim
di Hari Raya
Besar yang
berlangsung
empat hari
ini.
Dalam kurun
waktu
tersebut,
Lazis Jateng
menargetkan
7.000
gabungan
anak yatim
dan kaum
duafa lain
memperoleh
daging.
Untuk itu,
lima panti
asuhan juga
mengadakan
even serupa
untuk
menyukseskan
program itu.
“Di kota
besar ini,
kurban
kurang
terasa
dibandingkan
daerah-daerah
di Jateng
lainnya. Di
sini, tiap
kampung
merasakan
daging
kurban
karena di
tiap masjid
sudah ada
kurban.
Sebelumnya,
kami
menitipkan
kambing
untuk
dipelihara
yang
hasilnya
dapat
dinikmati
sesamanya,”
kata dia.