Anak-anak
berusia tiga
hingga empat
tahun sangat
menyukai
dongeng
menjelang
tidur,
terlebih
bila dongeng
dibacakan
oleh
orangtua
mereka.
Psikolog
anak,
Richard
Woolfson
mengatakan,
tradisi
membacakan
dongeng
sebelum
tidur
dinilai
mempunyai
efek kuat
dalam
perkembangan
emosional
anak.
Mendengar
dongeng
sebelum
tidur juga
membantu
mereka tidur
lebih baik.
Sampai saat
ini
kebiasaan
ini
menduduki
peringkat
yang lebih
tinggi
ketimbang
kebiasaan
menonton
televisi dan
bermain
video games.
Pendongeng
terbaik
untuk anak
adalah sang
ibu.
Woolfson
mengatakan,
seorang ibu
biasanya
menggunakan
suara lucu
dan unik
ketika
bercerita.
Hal ini
sangat
membantu
agar cerita
tetap hidup
dan anak pun
dapat tidur
nyenyak.
Woolfson
mengakui,
mungkin
sulit bagi
orangtua
untuk
mencari
waktu
bersama
dengan anak.
Tapi, ia
yakin
momentum
seperti
itulah
memainkan
peran
penting
dalam
membentuk
ikatan batin
yang kuat
antara
orangtua dan
anak.